"Green Hell" Alexandro dan Michael, dua arkeolog muda dengan semangat tak kenal takut, mendapatkan informasi tentang artefak kuno yang tersembunyi di dalam Hutan Darah, sebuah tempat terkenal dengan legenda suku kanibal yang brutal. Dengan peta tua di tangan dan peralatan ekspedisi yang terbatas, mereka memutuskan untuk mencari artefak itu, meskipun peringatan dari penduduk desa setempat terus terngiang di telinga mereka. "Jika kalian masuk, kalian mungkin tidak akan keluar hidup-hidup," kata kepala desa dengan nada serius. Setelah dua hari menembus lebatnya hutan, mereka menemukan reruntuhan kuno yang dipenuhi ukiran dinding berbentuk tengkorak. Alexandro memeriksa ukiran itu dengan hati-hati, sementara Michael menjaga daerah sekitarnya. Namun, suasana mulai berubah ketika mereka mendengar suara langkah kaki samar dari balik pepohonan. "Kita diawasi," bisik Michael. Belum sempat mereka bereaksi, sebuah tombak meluncur dan menancap di pohon dekat mere...